Nov 26, 2015
Nov 23, 2015
matahari tak di pelupuk
Posted on 11:18 PM by Phroyo E Onno
sekira matahari tak di pelupuk
cecap rindu memula dan hujan rintik selalu
di belakang rumah segaris pohonpohon mahoni
mempercepat alun seusia kacangkacangan
apabila gamang gelagat sesiuran dan leletupan buncah
rerata melawan sepasukan undurundur setanah gembur
akulah peniup hujan, punaipunai beterbangan
akulah pencakar pasir, sepasukan unta mendesir
dan lawatan menuju memukuli seusai pertempuran
goagoa bergemang mematut sisa senja yang hanya
sejengkal lagi. di belahan dasar
23112015
cecap rindu memula dan hujan rintik selalu
di belakang rumah segaris pohonpohon mahoni
mempercepat alun seusia kacangkacangan
apabila gamang gelagat sesiuran dan leletupan buncah
rerata melawan sepasukan undurundur setanah gembur
akulah peniup hujan, punaipunai beterbangan
akulah pencakar pasir, sepasukan unta mendesir
dan lawatan menuju memukuli seusai pertempuran
goagoa bergemang mematut sisa senja yang hanya
sejengkal lagi. di belahan dasar
23112015
Nov 22, 2015
bukan
Posted on 4:17 AM by Phroyo E Onno
ruang sepanjang sungai alirnya menyimpan jejak
terukir meski celahcelah bernaung makin dalam
dekat setimpang dan cuma buat rencana bukan.
ada nikmat terbilang, tak mesti di benah. cukup
20112015
terukir meski celahcelah bernaung makin dalam
dekat setimpang dan cuma buat rencana bukan.
ada nikmat terbilang, tak mesti di benah. cukup
20112015
biru
Posted on 4:10 AM by Phroyo E Onno
malam burai angin kecut
meretap kisikisi. seisi dingin
berubah. lindap tanpa
ketika ada laut di bahumu
racun singgah bulu halus lenganmu
jauh sebelum tanah berupaya
jadi tanaman menyuburi manis.
manis sekali
sebilur biru rasa satudua hari
jangan salah seribu ha
segunung bahkan
ada bulir tersimpan
ada yang engkau tahu
laralipur mengunyah
resap sedak
sudah tak
112015
meretap kisikisi. seisi dingin
berubah. lindap tanpa
ketika ada laut di bahumu
racun singgah bulu halus lenganmu
jauh sebelum tanah berupaya
jadi tanaman menyuburi manis.
manis sekali
sebilur biru rasa satudua hari
jangan salah seribu ha
segunung bahkan
ada bulir tersimpan
ada yang engkau tahu
laralipur mengunyah
resap sedak
sudah tak
112015
nopember
Posted on 3:55 AM by Phroyo E Onno
mengepul dari tetestetes hujan
jejak seorang berangkat sore
ada torehan membengkak di pelipis
kanankiri. seperti lemparan yang
menyeruakkan berat beban
adalah penyudah selebar pelepah pisang,
begitu bibir merah menimpali.
penangkap penyu, suara lain sebiru tinta
tangkas tak kalah
mawar rekah dari halaman lama tak tersiram
kenanga melati wijayakesuma ada juga
hari yang membasah buat sekian harap
dan tertinggal
112015
jejak seorang berangkat sore
ada torehan membengkak di pelipis
kanankiri. seperti lemparan yang
menyeruakkan berat beban
adalah penyudah selebar pelepah pisang,
begitu bibir merah menimpali.
penangkap penyu, suara lain sebiru tinta
tangkas tak kalah
mawar rekah dari halaman lama tak tersiram
kenanga melati wijayakesuma ada juga
hari yang membasah buat sekian harap
dan tertinggal
112015
Subscribe to:
Posts (Atom)
