Showing posts with label puisi2010. Show all posts
Showing posts with label puisi2010. Show all posts

Oct 21, 2010

aku tak mau mewarisi luka itu

0

aku tak mau mewarisi luka itu
bayang menyergap
aku tak mau mewarisi luka itu
mulamula menggelitik
diakhiri hama menjangkit
menggigit sakit
aku tak mau mewarisi luka itu
namun bukan kerkah itu aku

21102010

Oct 10, 2010

ruang yang berpasir

0

menitip dingin yang masih mendesir
ketika semangat dan mimpi belum gapai

lalu dingin pun memindai engkau
yang selalu menari dalam hening
mengajari sabar dengan kerikil yang duri

2010

Sep 4, 2010

jemari suatu hari 2

0

jemari suatu hari
menari menjelajah
merasakan tualang
perih duri dan luka
di jahitnya nestapa
juang jadi akrab
sesulit apapun hidup

jemari suatu hari
menjadi dunia
beraneka cinta
mendekap dekatkan diri
dan Yang Menghidupkan

4 september 2010

secangkir sunyi

0

lelah menggurat asa
dalam secangkir sunyi
yang hampir kering
namun kelegaan tiba
ketika rindu meneteskan
embun di dalamnya

ah guratan itu
menyebab sunyiku sejuk
akan hal penting
bahwa pertolongan pasti datang
dan senyum rekah membahgiakan

4 september 2010

Aug 28, 2010

selayang embun lindap

0

selayang embun lindap
pepohonan sepanjang langkah
seberang inikah jejakku arah
amarahku yang lenggang
dahandahan panjang terkulai
terpanah cahaya bulan

selayang mataku pedas
merah marah
seperti, seperti
terkunci sudah

agustus 2010

Jun 24, 2010

selamat ulangtahun

0

: yp

menderu hingga jauh
masih terdengar
sungguh

airmata
lagilagi
kehangatan
kebahagiaan
utuh

selamat ulangtahun
harimu unggul
masadepan yang sungguh
kau dekap

juni 2010

May 26, 2010

ketikaku

2

sebelum merintik hujan engkau bertanya
kenapa sesore ini masih terasa panas padahal
mendung menyelimuti dan geluduk mengagetkanku
sebelum turun hujan engkau menyibakkan rambut
sepunggung mengusap keringat di dahi lalu berlari

namun gerimis menghebat. hujan lebat. kuyup
basah terpeleset terjerembab dalam becek
ah engkau masih terlihat cantik begitu mempesona
dan menggoda

awas
aku di mana.
nona itu yang berusaha menolongmu.
gadis itu tersenyum. bibir yang basah. terlihat cantik
mempesonakan

mei 2010

huf

0

seketika engkau seperti meneriapkan dedaun angin lirih
seketika engkau mendesingkan sunyi kabut lengang
seketika saja engkau mematahkan beku
mendinginkan kopi pagi itu

mei 2010

May 5, 2010

pada sebuah halaman tua

2

rumputan yang basah
tetap hijau
mawarmawar yang bermekar


lalu kita
menghangatkan
sweter dan longdres

kembali

pada sebuah halaman tua
ayunan rindu
melupakan perdebatan
meski ingin menang sendiri

pada sebuah halaman tua
kita mendekapnya
kembali

mei 2010

Apr 28, 2010

dan bila jiwa berkata apa jadinya

0

cerita bukan milik siapa
ketika bangun melumat kata
jalan yang penuh sesak
memaksa

khianat bukan milik siapa
ketika batu luruh menimpa
jejak yang melompat desak
menyiksa

dan bukan apa
kian menyita
menerpa pada yang ada

bukan darah
mendera
membawa
dalam kekang
dalam juang
mengambang
meruang raung

h
a
h
a

april 2010

lepas begitu saja kita masih saja sama mengkehendak rasa

0

lepas begitu saja
engkau menyanyikan
perihal sudut sunyi
menemani pagi tetumbuh
melengkapi duka pun sirna

lepas pagi hujan pun tiba
menerangi
hari pun rasa
menyemat kuntumkuntum

lepas begitu saja
engkau menyanyikan
perihal sudut sunyi
pepuncak

lepas begitu saja
aku bersuka
luka pun lupa
pada pepuncak
rindu membagi

lepas begitu saja
kita masih saja
sama
mengkehendak rasa

april 2010

Apr 27, 2010

Feb 1, 2010