Sep 16, 2016

kaukah

0

malam belum rekah cindai ketika rembulan seusai hujan 
di pinggirpinggir coretancoretan masih terlihat terlihat usahamu 
melipatlipat gaunmu dulu sekali kau ikatkan pada segaris pelangi 
di ingatanku. kau selalu mulus mengenai edisi kemurnian. selalu 
saja ringan meski polesanmu tergambar di dalam 

rembulan bulat menawan mewarnakan seisi waktu pada jendela 
pun rindu kau libat sebatkan dalam seporsi irisanirisan selada 
malam tumpah hujan gemintang binarnya merupa yang tak 
terlukiskan pada sebayang jarian tertumpah luka kaukah. sepucuk 
rindu di kedai mimpi kenang genang kita 

2016

 
 

Sep 13, 2016

2

0

memaku pakupaku
pakupaku memaku
mesra mendayu
memasti pastipasti
menari kuncikunci
mengedari bunyi


ventilasi mengharmoni
duri yang meruang rapi
raungnya mengelopak sari
bagi hari yang puan peri
dimana bulan menerangi
hingga embun dan pepori


pagi dalam tempayan
setumpah yang berjalan
setumbuh semai menawan
mendamba harapan
ayakan perindu hujan
dalam alunan manikam


2016





Sep 7, 2016

yang

0

: GP


yang berpacu di dalam waktu
segesit tubuh panahpanah
mengejar dirinya sendiri


yang memacu tubuhnya sendiri
mengaku hilang sebelum tujuan
setelah berjuang menemukan tujuannya
panahpanahlah yang menjadikan dirinya
ke dalam diri


2016





operasi darahmerah

0

aku sebentuk dalam sunyi
aku membentuk dalam sunyimu
aku terbentuk dalam kesunyian


batukbatuk
julurjulur
ke dalam suara angin
lumat aku dalam kesumat
ke sumber yang satu
syukur


2016

Sep 5, 2016

jam tua gosok gigi

0

aku lupa hitungan keempat di meja makan
seberapa besar hidup yang sepele ini
seberapa besar nikmat yang seperti ini
cinta tak terukur wangi pun menempatkan
setelah rindu yang berputarputar peran tak berpindah
seolah segitiga hal yang ngeri setelah semuanya habis
siapa setelah ini berdamping bersangkutan


2016

Sep 4, 2016

hal.alia

0

bibirbibir terpahat sebayang ragawi
memulas petikanpetikan pada cuaca
yang memetakan kabut memenjara
dan janji terperi


belahanbelahan antara pasti hilang ombak
namun tak menikung pada ini segara


rona jelita dan debar
adakah kau undak
pada lompatan racikanracikan yang mengepul
seperti cerita cecap nikmat
oh tidak ini bak pualam yang tergali dari rahim zaman
bibirbibir memenuhi ruang
bibirbibir yang tak menoleh
blit 2


2016

karena mimpi

0

aku menggendong mimpi di kerumun dongeng
kerumitan bagi siapa yang juga aku pulang
tak sampai pergi tak tuju. kesanggupan lekang
sedapat lelah melenggang, di lelang ngambang


boneka di regang bayangbayang matahari
boneka di kekang bayangbayang rembulan
yang masih aku tak terjaga. tempias bergerombol aku


karena mimpi yang selalu lugu
karena mimpi yang berlalu lupa
karena mimpi yang terlalu alpa
karena mimpi yang terluka laku
kuulangi cinta kuulang


2016

Sep 3, 2016

panjang

0

diarungi rindu
panahpanah ke masa. masa kita
tuntaskan sampul yang muram mengelupas
panjang ranah hari di bawah palem


kulepas panahpanah ke masa
kubidik


2016



















bubar

0

angkat peperih


pulutpulut yang sudah melumut. biar
kemelut yang jadi gula merasa paut. pagut


o pintu rumah bangun lagi
pastikan kuat tak peperih


2016