bibirbibir terpahat sebayang ragawi
memulas petikanpetikan pada cuaca
yang memetakan kabut memenjara
dan janji terperi
belahanbelahan antara pasti hilang ombak
namun tak menikung pada ini segara
rona jelita dan debar
adakah kau undak
pada lompatan racikanracikan yang mengepul
seperti cerita cecap nikmat
oh tidak ini bak pualam yang tergali dari rahim zaman
bibirbibir memenuhi ruang
bibirbibir yang tak menoleh
blit 2
2016
Sep 4, 2016
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment