Sep 16, 2016

kaukah

0

malam belum rekah cindai ketika rembulan seusai hujan 
di pinggirpinggir coretancoretan masih terlihat terlihat usahamu 
melipatlipat gaunmu dulu sekali kau ikatkan pada segaris pelangi 
di ingatanku. kau selalu mulus mengenai edisi kemurnian. selalu 
saja ringan meski polesanmu tergambar di dalam 

rembulan bulat menawan mewarnakan seisi waktu pada jendela 
pun rindu kau libat sebatkan dalam seporsi irisanirisan selada 
malam tumpah hujan gemintang binarnya merupa yang tak 
terlukiskan pada sebayang jarian tertumpah luka kaukah. sepucuk 
rindu di kedai mimpi kenang genang kita 

2016

 
 

0 komentar:

Post a Comment