diterbangkan matahari. aku tak tahu rindu
atau luka yang mengeroyokku. kujur terbujur.
tapi kepak yang kaku mencercapkan busur
dalam khatulistiwa peristiwa bunyi tak lagi
rindu. kerna rindu telah buai ke alir hulu sungai
tirani, kata selembar dedaun geletar memayungi
tak ada hujan lama kemarau bersanding
kering dan luka makin nganga
aku mengerjap. letih. tak kuasa ada gerigi
menghantu menghalangi keikatan madu
dari lentik suara bergelombang
apalagi. keraguan tak pilar. jauh berondong
keingintahu karang di laut.
dan aku ingin jadi kupukupu laut mengerjap
mengelilingi suasana biru samudra. agar
tak lagi sampah berlautan.
sayap ya sayap sepasang kepak menyematkan
dan udara debu mengalirkan bengis
menaboki macammacam kepicikan di daerah ubunubun
memerangi kenostalgia yang tak berperi
melucuti merah berkas mataku
ada karang ada gurita dari bening biru uburubur juga
dan sepotong sunyi tertinggal merayapkan tingkah
kepada cahaya. dan tingkah rakus merusak jalur
yang diharapkan terbujur nganga dalam arung deras
tumpah menderam gerus pusaran karam
aku kupukupu laut hendak arung
tapi cuma harap yang tak tertera. dan kupukupu
dan kupukupu lindap dalam ayunan matahari berbaring
lagilagi. dalam senyap yang di huni aroma lentik madu
yang senantiasa pahpah. haphap
102014
Oct 18, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment