Mar 30, 2015

perska

0

ini rindu memuai memecah persendian perska yang blum! 
membingung putar balik reaksi. tuan harap tak luka pada besi 
buatan energi dalam negeri. tapi jangan buat aku seperti kelana 
hilang arah terbuang bagai sampah busbus impor yang dikebirikan 
oleh sebab terbentur ekonomi minim. dan jangan buat lagi mabuk 
kendara sebab kendala dalam hidup tak semesti jadi buai. dan aku 
tak mau buai dalam reaktor yang kata mr. prof gulana yang improv 
dengan kimia nuklir. oleh rindu ini akan terbelenggu dalam nuansa 
dan mungkin akan jadi muatan energi baru dengan metode aman 
dan mudah larut dalam segala kekurangan yang membelenggu dan 
siapa mau belenggu. tak. tak ada yang mau belenggu. kerna panas 
seperti meradang menyebab kulit hitam legam 

dimana arah tentram di udara kan melalui setiup rongga bersih 
dan jikalau datang musim akan melunakkan pepori dan sendi 
dan dengan aroma melega sirep. teh hijau seperti kelana yang ingin 
selalu. abai. sebab tingkah yang dibunyikan dan dentangnya tua. 
ribuan tahun. ini derita akan usai dari gelembung yang terpantau 
dari kening bersuara merdu. begitu bunyi yang disetarakan dari 
grafik instagram 

aku memuai. dan segera bakar darah besi. bara tak akan lepuh 
dan kan jadi hati yang jaga. hidup dalam melangkah dalam tujuan 
berat tak ingin timpa dan tindih jadi usang. dan rindu akan lesung.
seperti harian hidup bersinergi. labirin cinta yang selalu terdengar 
dalam dentam 

30032015

0 komentar:

Post a Comment