pagi jernih tetesan embun melawan pepilu menghampar tandus
menghalau bersamaan tetangis melewati kuldesak yang meraung
menjadikannya ruang selalu. memendam kebinasaan bangun asa
pagi jernih tetesan embun jendela waktu menepis nonsens
mendaki kendali jejak wajah bermil hijauan. jerih bermuatan ion
penyeimbang siklus menyelamatkan luka: taklukataklukataklukkan
cinta adalah bukan merupalah tetapi
cinta adalah maya berupayalah tepati
cinta adalah masa bersamalah petita
cinta adalah sama berselalulah tipeta
pagi jernih tetesan embun mendaki kendali tak habis mati
022016
Feb 28, 2016
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment