sunyi lumpuhkan luka dalam sebaris kenang
tubuh tak hafal metode kulitkulit spasi kuno
dan tentang ukiran murung wajah senja
adalah kuning yang sebar selalu ratap dan
dari kulumhati bentang rimbun lagilagi
seruput matahari yang tak selalu jingga
tianka rindu yang tak habis
menebar rebak hingga rebab tentang
klausa renung dini dan embundaun
seperti pintalan menukang pepadi
siapakah kepung hinggap mematahari
dan tanpa kuyup menembang terbang
tak putus memulia geliat
tak pangsa tak renik hingga gila
menaut taut kepak sekupukupu yang
sembab olah khusyuk sebab sunyi
menaik tarik sekuat jingga
ya telah tubuhnya memuja dan rindu
rimbunnya yang meliat lintas Cahaya
17022015
Feb 17, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment