apa yang ingin kau bawa dari suasana pukau
terlihat hitam sebelum rindu bertolak
harap rentang hari bukan lagi anyaman gempita
dari gerbang tuju bertahun talu. memanjakan
dengan siuran anak panah di dada. selanjutnya
tanah selamat tinggal dari kelamnya rumah
jerit derita para pembawa malam tak lagi meretakkan
kelam perahu sunyi dari pitam dendam memperpuruk
jejakjejak tualang perahu sunyi. rintik yang tibatiba
meletup mempercepat pemabuk danau sabtuminggu
kerna kincir yang menerang malammalam kelabunya
haru.
titik manalagi meledakkan titik manalagi menutupi
hingga haluan mengetuk pepori. denyut makin kencang
geletar merupa seasap sesak sesakit batuk tak henti
manalagi hendak seobat sehat kanakkanak dulu
lambaian perahu sunyi melawan arus deras pepori
siuran sejuk selalu harapan
122015
Dec 9, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment