satukan jemarimu yang lembut
pada jemariku yang kaku
agar matahari di dadaku
membentuk seteduh cahaya
gelombang kian hari menyesak
siap meruntuhkan dindingjantung
sedang hati merapuh di sapu
meski senyum dan jemarimu
kian akrab gigil ini jadi lunglai
berulang jadi luap
merambah ke ubunubun
jadi derap resah yang julang
pada hari yang sehasrat
gapai tak jadi luruh, tersekap
semakin dalam dan teduh cahaya
2000/2009
Feb 28, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment