aku temukan laut di dadamu. mesra.
membelai atau mengipasi ujung
rambutku setiap saat pandangku
pada matamu. aku juga berkebun
di lautmu. kutanami kopi, gandum
juga teh buat mengusir kantuk
atau lelah yang terlantar dan
berkepanjangan
di lautmu aku berkendara sunyi
pada puncak segala kesal. di lautmu
aku membasuh muka. mencicipi airmu
juga udaramu sekedar meresap bagian
nafasmu. di lautmu aku berhasrat
menancapkan pagar hidup, dimana
didalamnya kolam renang, kolam ikan,
kolam taman. menyambutmu, meraihmu
dan menemukan hatimu yang julang
pada setiap aku membencimu,
menolak untuk bercinta
laut di dadamu adalah bom waktu
yang setiap saat ledak tenggelamkan aku
dan setiap saat aku urungkan, atau aku
kubur bersama waktu atau aku putuskan
untuk memahamimu. menerima dan merasakan
cinta dari perseteruan yang menjamur
di tubuh kita. demi kejanggalan yang
mengagungkan kesempurnaan dalam diri kita
2002/2004
Feb 23, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment