sebelum dahan di tingkap
tergerai jatuh ke pangkuan
segala aroma matahari
menjemput jemarimu
merengkuh rembulanmu
daundaun menangis
bunganya turut runtuh
menumbuhkan benalu di tubuhmu
bila matamu sayu
tanganmu lunglai
kakimu turut geletar
gigil cekam seolah menerkammu
rumputan masih berembun
dan kabut menyelinap tanpa ampun
tinggal cahaya bergoyang
tak habis tengadah dipanjatkan
-09
Mar 14, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment