kena kau
tadinya aku berpikir aku meragukanmu
tapi setelah di pikirpikir
aku rindu naksir kamu
abisnya kamu benerbener lumayan
dulu usahaku selalu melintir
sudah itu menggelincir
lalu ngacir
abisnya yang sudahsudah oke punya
padahal bukan maksud ngejar target
cantik ayu mulus langsing lagi tajir lagi
bukan
aku cuman keburu di samber orang
kepolosanku seperti anak panah
mengenai bayangan
hanya sebuah mimpi
dulu itu
tapi
aku sekarang orangnya jujur
tapi sedikit ngelantur
sudah itu
usahaku gagal
ini kali yang ke entah
aroma yang tak mampu kubaui
dengan pengetahuanku
menyudutkanku untuk lebih
baik mundur selagi
masih belum jadi bubur
lagilagi ngacir lalu
kecebur
bangun tidur
bu masak apa
ada sayur lodeh kesukaanmu
bu berangkat
hatihati di jalan
di jalan yang entah
di hari yang entah
di tahun yang entah
di waktu yang entah
di kesempatan yang entah
begitu saja lewat
di jalan yang buntu
di maut yang nyaris menyambar
di raungan yang hampir putus
seorang tangan menyelamatkan
aku tak tahu persis
di jalan yang lengang
cuma cericit burungburung kecil
cuma lantunan angin semilir
di tepi danau yang airnya juga tenang
ada suara halus di sana:
kita sudah impas
aku tak sengaja menolongmu.
halo siapa ini ya?
seperti katamu dulu, tak sengaja menolongku
cuma kebetulan.aku ucapkan terimakasih
sekali lagi. bye.
halo siapa ini, ponselku diam tak menyahut
aku beranjak mengambil diari
dari tahun ke tahun kubuka
hah '04 ada kamu di dalamnya
ada foto dan namamu
tanpa alamat surat dan telepon
satu hari suntuk karenamu
hari kedua tiga dan empat sibuk bermain game
guna menyingkirkan senyummu
ada sms: temui aku. aku lagi bt.
temani aku ngobrol. temenmu siti marie tiu
kena kau
aku tak lagi meragukanmu
setelah sekian tahun
hanya sesaat mengenalmu
dan tak ingin aku membiarkan
kehadiranmu begitu saja
aku rindu naksir sama kamu
abisnya kamu benerbener mengagumkan
aku beranjak menemui
mengajakmu
merangkulmu
2009
Mar 6, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment