Mar 20, 2009

pencarian

0

kulukis mata di dinding sutra
mengibar kapaskapas kalbu
menderas sendang permata
penjagaan mengangkasa dan
melebur dalam kerikil salju

nafas surya yang merengkuh warna
di jantung kebisuan menghunus
serabut mimpi, manggang histeria
angin yang sandar punggung peta
bongkar airmata malam puncak hening
jarijari kering yang gapai selimut
langit di pendaratan sungsang
jejaknya menunggang kelopak asap
pulaskan dan wangikan darah janji
pada suntuk perapian, hias peraduan syahdu

-09

0 komentar:

Post a Comment