Apr 29, 2009

dari keenam sisa pergulatan

0

memori kekalahan demi kekalahan kita
terbentang di setiap ranting pohon salju
dan setiap ranting terdiri enam kebodohan
yang tersekap dalam nada dan emosi dan beradu
meninggalkan airmata dengan sesal mendekap maaf

kita menangis sejadinya
kata habis sudah
hanya sebuah batu kelam
tak habis kikis untuk sebuah jawaban

kemudian bertanya tentang diri
pada keenam pergulatan dalam diri
yang tertinggal di pohon salju

yang bermain dalam ranting siapakah
kalbu

menggapai merujuk sebagai pohon salju
sekaligus buahnya

00-03

0 komentar:

Post a Comment