dengan bibir pucat kau simpan perahu yang dulu membakarmu
di laut tak berwarna. lalu kau layarkan kembali perahumu
tanpa sepengetahuan
guna bahagia diri jadikan kedua tanganmu dayung sebagai
yang kau kira berhati ini. demi keyakinan jadilah laut sekaligus
isinya. guna menemu diri yang sejati sebelum iringan
mengikatmu. begitu kau mengakhiri dalam rapuh dada ini
00-03
Apr 27, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment